Batik – Industri di Malaysia dan Asia Tenggara

Barang dan teknik cetak batik telah lama memiliki kehadiran yang sangat menonjol selain dari produsen terkenal seperti India dan Afrika. Asia Tenggara merupakan salah satu kawasan yang telah lama mengakar dalam budaya negara seperti Indonesia, Malaysia dan Thailand. Dan mereka masih sangat aktif di industri saat ini. Malaysia secara tradisional menjadi pemain kunci dalam menangani batik di wilayah ini. Pada akhirnya, pemerintah Malaysia telah lama berupaya menjadikan Malaysia sebagai hub regional untuk segala hal tentang batik.

Beberapa pihak telah mengklaim bahwa batik dari India dan juga Indonesia lebih unggul tetapi bukan berarti barang Malaysia jelek. Ini sangat terintegrasi dalam masyarakat di sini, terutama dalam acara pemerintah daerah. Ini juga merupakan praktik standar bagi semua pejabat pemerintah di Malaysia untuk mengenakan kemeja batik untuk semua acara resmi. Ini lebih merupakan aturan yang dipahami daripada aturan yang diabadikan dalam hukum lokal dan itu berasal dari saat kemerdekaan Malaysia dari kekuasaan Inggris di bawah pemerintahan Tunku Abdul Rahman.

Cetakan Malaysia sebagian besar diproduksi di dua negara bagian yang terletak di timur laut. Baik negara bagian Kelantan maupun Terengganu telah menjadi produsen yang sangat aktif untuk pasar global. Namun saat ini, produksi tampaknya lebih diarahkan untuk permintaan internasional daripada permintaan lokal. Generasi muda cenderung memandang pakaian batik dengan jijik karena dianggap kuno.

Ini bukan berita buruk karena pasar batik secara internasional telah berkembang pesat. Keduanya dipandang indah dan eksotis oleh orang-orang dari luar negeri. Dikombinasikan dengan kekuatan internet, barang semacam itu tidak lagi terjangkau oleh orang asing. Dengan kartu kredit ditambah beberapa klik tombol, mereka dapat dikirim langsung ke depan pintu Anda. Karena alasan inilah Malaysia secara aktif mencari makna dan pengakuan untuk kepentingan produsen lokal.

Dengan aliran konstan acara internasional, tidak ada yang bergengsi seperti Konvensi Internasional Kuala Lumpur. KLIB yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, merupakan event global terkemuka yang didirikan dan dijalankan oleh pemerintah. Pembicara tamu sekaligus produsen batik dari seluruh dunia diundang untuk ambil bagian. Produk-produk seperti jual seragam batik dipromosikan selama acara yang hanya berlangsung selama tiga hari tersebut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *